Flash Fiction

Jingga Di Ujung Senja

Hari ini, tiga tahun yang lalu pertama kali aku dan dia berkenalan melalui Facebook. Waktu itu aku masih kuliah dengan embel – embel remaja labil yang melekat erat di diriku.

Tiada hari tanpa bermain Facebook. Bahkan tugas-tugas kuliah sering terlambat ngerjain gara-gara Facebook. Semua nya gara-gara Facebook. Kasian Facebook, jadi kambing hitam terus.

Pun juga gara-gara Facebook, aku bisa berkenalan dengan Nico. Dia kuliah di salah satu Universitas di Yogyakarta, jurusan Filsafat. Suara nya merdu, pasti muka nya juga cakep. Kali ini aku berterimakasih kepada Facebook. Tenang saja, tak selama nya Facebook memberi hasil yang negatif kan?

***

Waktu itu, aku sedang libur kuliah. Dan kebetulan, Nico juga akan mengadakan study banding ke daerah tempat tinggal ku di Palembang.

Jingga, kita ketemuan yuk. Aku mau ada study banding ke Palembang nih

Serius kamu Nico? Aku mau. Kamu kapan kesini?”

“Tunggu ya, sebulan lagi jadwal nya. Tanggal 15 aku berangkat.”

Sejak percakapan itu, aku terus membayangkan akan bertemu dengan pangeran tampan bersuara merdu. Aku tidak sabar untuk bertemu dengan Nico. Ah, senang nya.

Akhirnya hari itu datang juga. Hari dimana aku akan bertemu dengan pangeran ku. Kami berjanji untuk bertemu menikmati suasana sore di Jembatan Ampera, penghubung daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

Romantis bukan? Tak henti bibirku menarik seulas senyum.

2-jingga-di-ujung-senja-sungai-musi-palembang

Kuputuskan untuk menunggu setengah jam lebih awal. Tak sabar.

“Hai Jingga, udah nunggu lama?”

Kudongakkan kepalaku. Pandangan mata kami bertemu.

Oh Tuhan! Siapa dia?

Rambut lepek yang dibelah tengah. Kacamata yang hampir menutup sebagian muka nya. Kemeja yang dikancingkan sampai atas. Dan juga deretan kawat gigi yang menghiasi senyum nya.

Ku kerjapkan mataku beberapa kali tak percaya.

“Maaf, kamu siapa ya?” tanyaku seolah tak berdosa.

“Kamu Jingga kan? Kamu pakai syal warna putih. Bukankah kita udah janjian ketemu disini? Aku Nico.”

“Oh, maaf. Kamu salah orang. Aku bukan Jingga. Aku Senja.” Balasku sambil tersenyum simpul ke arahnya. Pura – pura ku angkat telepon genggam ku.

“Halo Steve, kamu dimana? Aku sudah sampai di Ampera.” Ucapku entah pada siapa.

***

“Hei, ngelamun aja.”  Kurasakan tepukan halus di pundak kanan ku. “Mikirin apa?”

“Inget waktu dulu di Sungai Musi ga? Waktu pertama kali kita ketemu.” Tanyaku sambil menyandarkan bahu.

Dia hanya tersenyum.

Banyak yang berubah dari dirinya. Wajahnya kini tak lagi dihiasi kaca muka dan serentetan kawat gigi yang menggangu pandangan. Rambutnya juga sudah ditata dengan model terkini.

Ternyata di balik penampilannya yang membuatku melarikan diri dulu, terdapat pribadi yang mampu merubah ku menjadi lebih dewasa. Yang tidak hanya melihat sesuatu hanya dari bentuk luar nya saja.

Tapi tetap saja kan, dia harus merubah penampilannya. Paling tidak dia tidak akan diejek banyak orang dengan penampilannya sekarang.

Dia Nico, lelaki yang kujanjikan akan kutemani hingga di ujung senja nya.

 

 

THE END

Advertisements

5 thoughts on “Jingga Di Ujung Senja

  1. Wetsah,,, singkat padat dan bagusss! Simple tapi ngena. Sering nih didunia nyata, kenalan dr facebook dgn harapan doi cakep atau paling gak, gak malu-maluin ternyata jauh dr harapan. Aku pernah ya ngefans sama penyiar radio, suaranya romantis gitu. Tapi pas liat orangnya, jleb, gendutttt. Haha Tapi ya… salah kalo cuma liat orang dr luarnya..nyatanya dia anaknya baik.

    1. eh.. kok sama Kii?hahahaha.. aku juga tuh sama penyidar radio, suaranya keren ‘laki’ banget gitu.. pas iseng main ke radio ternyata orangnya melambai..langsung nyesek…
      eh, penyiar itu namanya juga Nico..LOL

  2. eh.. kok sama Kii?hahahaha.. aku juga tuh sama penyidar radio, suaranya keren ‘laki’ banget gitu.. pas iseng main ke radio ternyata orangnya melambai..langsung nyesek…
    eh, penyiar itu namanya juga Nico..LOL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s